Startup Duitin Tawarkan Peluang Bisnis

26

peluangusahaku.id – Duitin, startup yang berdiri sejak Juli 2020 menawarkan fitur pengumpulan dan pengelolaan sampah, terutama sampah anorganik.

Menurut Adijoyo Prakoso, Chief Operation Officer Duitin, hingga saat ini Duitin sudah melakukan daur ulang total sebanyak 70 ton sampah yang  sebagian besar berupa sampah karton atau kertas. Selain itu, sampah yang bisa didaur ulang adalah sampah plastik, kaca, hingga minyak jelantah.

Masyarakat yang sudah mengunduh aplikasi Duitin akan mendapatkan keuntungan jika melakukan pemilahan sampah, khususnya sampah anorganik. Mitra Duitin akan datang ke tempat kediaman pengguna yang mengumpulkan sampah tersebut untuk diambil dan dibeli dengan harga sesuai jenis sampah, dengan minimal berat tiga kilogram.

Untuk harga sampah plastik sebesar Rp 1.500 per kilogram (kg), sampah karton atau kertas lainnya Rp 1.000 per kg, sampah kaca Rp 300 per kg, minyak jelantah Rp 2.500 per kg, kaleng aluminium Rp 3.500 per kg, dan kotak multi-layer Rp 250 per kg. 

Pengumpul sampah akan mendapatkan imbalan dalam bentuk Duitin Coin sesuai dengan hasil pengumpulan sampah, namun hasil penjualan masih harus dipotong 20% untuk Duitin picker. Pengguna Duitin bisa menggunakan Duitin Coin untuk pembelian pulsa,  paket data internet, token listrik, atau dapat dicairkan ke rekening bank.

Ia menilai sistem kerja Duitin mirip dengan ojek online, konsumen tinggal menunggu saja. Hingga kini, layanan Duitin sudah ada di sekitar Jabodetabek. Selain itu juga ada di Cirebon, Kuningan, Semarang, dan Kupang. Tahun ini, Duitin akan lebih mengoptimalkan layanan di Pulau Jawa.

Saat ini ada 15 partner mitra bisnis Duitin, dengan jumlah pemungut sampah ada 1.200 Duitin picker, dan masyarakat pengguna Duitin mencapai  100.000 user, yang didominasi sekitar Jakarta.