Dukung UKM Berdaya, Investree Sambut GMO Payment Gateway

Head of Asia Strategic Investment & Lending GMO-PG, Kohei Nakajima, mengatakan, “Kami pertama kali bertemu dengan Investree pada 2018 dan kerja sama kami dimulai pada 2019. Melalui kolaborasi penuh manfaat selama 1 (satu) tahun belakangan ini, kami berkeyakinan kuat Investree merupakan mitra yang tepat untuk mendukung pemberdayaan UKM di Indonesia. Kami berharap kontribusi pendanaan dari kami dapat semakin menguatkan UKM Tanah Air di tengah-tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19.”

Dukungan pendanaan dari GMO Payment Gateway ini akan diaplikasikan secara optimal serta dapat digunakan untuk membiayai permodalan UKM baik yang berskema konvensional maupun syariah. Investree ada untuk mendukung pertumbuhan sektor UKM Indonesia yang kurang terlayani atau kesulitan mendapatkan akses permodalan dari layanan keuangan konvensional dengan menghubungkan pemberi pinjaman yang terbuka untuk meminjamkan uangnya kepada peminjam yang membutuhkan dukungan pembiayaan untuk mengembangkan usaha mereka.

Investree pun kini berfokus pada pembiayaan rantai pasokan (supply chain financing) dan mulai mengubah konsepnya menjadi solusi digital bagi UKM. Sebagai layanan pinjaman, kami menyediakan pembiayaan utang kepada fintech platform di Indonesia, India, dan AS untuk mendukung pembukuan aset mereka yang berkembang. Dan kali ini, GMO-PG juga telah memutuskan untuk mendukung pertumbuhan UKM Indonesia melalui Investree.

Hingga bulan Oktober 2020, Investree telah memfasilitasi pinjaman sebesar Rp 7,3 triliun kepada 1.429 Borrower dan mencatat sekitar 120 ribu Lender di platform-nya. Selain menambah deretan

kolaborasi strategis dengan rekanan dari berbagai sektor dan industri untuk menguatkan ekosistem keuangan digital yang sudah ada terutama dalam memberdayakan UKM di Indonesia, Investree juga memperkuat kehadiran regionalnya dengan berekspansi ke Thailand dan Filipina pada tahun ini.