Sepatu Rajut NIE, Modelnya Selalu Up to Date

peluangusahaku.id –  Sejak kecil Ani Haryanti telah menyukai dunia kerajinan tangan. Karena itu, sejak tahun 2018, Ani mulai memproduksi sepatu rajut. Untuk meningkatkan kemampuan, ia mengikuti kursus sepatu.

Ani Haryanti

Menurut wanita yang lahir di Batang, 20 November 1972, tantangan membangun usaha ini adalah tidak semua orang suka seni. “Tidak semua orang bisa menghargai karya handmade, kadang-kadang mendengan harga langsung mencibir. jadi boro boro mau membeli. Tantangannya ya bagaimana mereka melihat sepatu hasil rajutan tangan saya jadi tertarik,” tukas ibu dari 3 orang anak ini.

Terkait persaingan usaha sepatu rajut belum ketat. Namun, Ani berbenturan dengan pola pikir masyarakat yang selalu bepikir bahwa memakai sepatu bermerek baru dikatakan keren. “Ada juga memilih sepatu pabrikan yang relatif murah walau belum tentu bagus kualitasnya,” terangnya.