Cukup Rp 2 Juta Bisa Jadi Mitra Kolektif Resto Ayam Bakar Oven

peluangusahaku.id – Banyaknya pengalaman bangkrut dalam menjalankan usaha menjadi berkah tersendiri bagi Asmi Ramadhan. Betapa tidak, dari pengalamannya 10 kali bangkrut dalam membangun berbagai macam usaha seperti Mie Ayam, Es Bubble, Sop Buah hingga Siomay membuat Asmi banyak belajar.

Hasilnya di usaha yang ke-11 yaitu Fried Chciken Sogil, pengusaha muda asal Tangerang ini sudah mulai bisa membangun usahanya dengan baik. Bukan hanya bisa mengantongi omset ratusan juta dalam satu bulan, Chicken Sogil yang dirintis sejak 2011 ini sudah memiliki ratusan cabang yang tersebar di Jabodetabek.

Melihat banyaknya pesaing di usaha olahan ayam ternyata tidak membuat pemuda 29 tahun ini gentar. Malahan dengan ide kreatifnya, Asmi membuat produk olahan ayam yang berbeda dari yang sudah ada di masyarakat.

Dengan mengusung konsep ayam bakar oven, Asmi menambah panasnya persaingan usaha olahan ayam di masyarakat. Ayam Bakar Jon-Gil yang dikembangkan sejak 6 bulan yang lalu ini menawarkan banyak kelebihan bagi para pencita ayam tanah air.

Mulai dari sistem pengolahan atau pembakaran yang menggunakan oven tanpa arang dan minyak rendah lemak, membuat ayam yang dihasilkan lebih sehat dan aman. Dengan konsep yang sebelumnya hanya dapat ditemui di restoran kelas atas ini, Asmi ingin agar masyarakat kalangan kelas menengah ke bawah bisa merasakan kenikmatannya. “Ayam bakar oven yang biasanya hanya tersedia di resto mewah kini saya bawa ke pinggir jalan, sehingga masyarakat bisa menikmati sensasi makan ayam bakar yang matangnya hingga ke bagian dalam,” ungkanya.

Kelebihan lain yang juga ditawarkan Ayam Bakar Jon-Gil ialah proses pembakaran dengan oven yang bisa dilihat konsumen, sambal Joni (jontor nikmat) yang kepedasannya menggugah selera hingga harga yang sangat murah.

Bicara mengenai harga, bisa dibilang harga yang diberikan pria dengan sebutan Si “Dukun” UKM ini sangat menggiurkan. Untuk satu porsi ayam bakar dengan ukuran (1 ekor di potong 9 bagian), lengkap dengan nasi, sambal, lalapan serta es teh manis, bisa dinikmati hanya dengan harga Rp 12 sampai dengan 15 ribu. Bukan hanya itu, berbagai menu lain yang ada di Ayam Bakar Jon-Gil juga memiliki harga yang sangat murah seperti satu ekor ayam bakar utuh Rp 55 ribu dan berbagai menu lainnya.

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan tidak heran bila Resto Ayam Bakar yang buka setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam ini tidak pernah sepi dari konsumen. Hal tersebut bisa dilihat pergerakan omset usaha yang terus naik dari yang awalnya hanya Rp 2 juta per hari, kini sudah mencapai Rp 10 juta. Bahkan di cabang kedua yang juga baru di buka 2 bulan yang lalu sudah bisa memperoleh omset hingga Rp 5 juta per harinya