Herbal Kebon Qta Tembus Pasar Luar Negeri

Seiring waktu, sambil membuka praktek dokter herbal, lahan kosong miliknya di Cianjur Selatan, Jawa Barat ditanami teh. “Tanah luasnya 1, 5 hektar dan selama dua tahun saya biarkan saja tidak dikelola. Kebetulan saya langganan majalah Nirmala, dan saya pun punya ide kenapa tidak menanam teh organik.  Lalu saya tanam teh secara organik tumpang sari dengan sayuran,” imbuh wanita yang menyelesaikan S2 Fakultas Farmasi, Universitas Indonesia.

Ragam produk Herbal Kebun Qta

Setelah menanam teh organik, Erna mulai memproduksi teh sendiri. Awalnya ia memanfaatkan teh organik itu untuk kalangan pasiennya saja. Di tahun 2015, Erna mulai fokus untuk berbisnis produk-produk herbal dengan brand Kebon Qta. Saat itu, modal awalnya sebesar Rp 50 juta dan bisa balik modal dalam jangka waktu 1 tahun.

Produk. Produk awal yang dijual adalah teh organik, menyusul kemudian kopi luwak. Seiring dengan berjalannya waktu, kini ada 15 item produk yang dijual Kebon Qta. Ragam produk yang dijual Kebon Qta antara lain teh organik, kopi luwak, teh jahe, kopi hijau, kopi hitam, teh hitam, teh organik original, teh herbal, minyak zaitun, gula aren, gula original, tepung beras, tepung sagu, dan madu. Harganya antara Rp 35 ribu – 500 ribu/bungkus.  “Setiap item itu banyak serinya. Misalnya aneka teh organik dan teh jahe ada 5 seri. Kopi hijau sendiri kita punya ada 7 item. Aneka kopi ada 5 item. Kopi rempah kita punya 12 item. Gula aren rempah ada 17 item,” ujar wanita berhijab ini.

Untuk mendukung produksi beragam produk herbal buatannya, Erna bekerja sama dengan para petani di seluruh Indonesia. “Kita juga bermitra dengan petani. Gula rempah yang membuat adalah petani. Kita punya supplier terjauh dari Papua khususnya untuk produk herbal sarang semut, dan saya saat ini sedang mencari supplier dari area Jawa,” tukas Erna.

Diantara beragam produk ini, yang menjadi best seller saat ini adalah kopi hijau. Begitu pun jelang Lebaran ini, produk herbal kopi hijau dan jus garlic  paling banyak diminati.  “Produk herbal yang disukai tergantung animo masyarakat. Nah masyarakat kita itu sangat terpengaruh dengan iklan. Seperti sekarang ini masyarakat banyak membicarakan kopi hijau yang sedang tren, nah itu laku banget. Kalau tahun sebelumnya teh hijau, “ ucap Erna.

Menurut Erna, produk herbal Kebon Qta termasuk istimewa karena original dan organik. “Tidak ada tambahan kimia dan kualitas mutunya yang terbaik. Misalnya kopi yang kita cari betul-betul yang petik merah. Packaging juga berusaha sebaik mungkin. Lalu cara pengawetan tidak dengan zat kimia tapi dengan vakum, penambahan herbal untuk pengawet karena kita menghindari penggunaan iradiasi untuk pengawet. Dan produk kami juga tidak menggunakan gula pasir,” terangnya.

Erna menambahkan ada produk yang dikhususkan untuk pasutri yakni Kopi Cinta yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan dan libido. Produk lainnya untuk pasutri adalah kopi cinta premium yang memang khusus ditujukan untuk kasus-kasus yang bermasalah dengan kesuburan seperti ukuran sperma kecil atau kualitas sperma tidakbagus. “Nah untuk rasanya seperti jamu meskipun ada kopinya. Kopi cinta ini bagus untuk vitalitas, stamina, libido,” jelasnya.