Herbal Kebon Qta Tembus Pasar Luar Negeri

peluangusahaku.id – ‘Penyakit membawa berkah’ itulah yang dialami Erna Cipta Fahmi, dengan usaha produk herbal brand Kebon Qta miliknya. Respon pasar pun sangat baik. Bahkan, kini herbal buatan Kebon Qta telah menembus pasar ekspor. Seperti apa strategi marketingnya?

Penyakit yang dideritanya mendorong Erna Cipta Fahmi, mempelajari obat-obatan herbal. Saat ditemui di rumah sekaligus tempat produksinya di daerah Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan Erna menceritakan awal mulai jatuh cinta dengan obat-obatan herbal.  “Tahun 2003, saat itu saya punya sakit asma yang ga membaik. Waktu saya mau Koas (dokter muda) terhambat karena saat mau disumpah Koas saya kena Asmatikus. Asmatikus itu asma yang tidak bisa diobati dengan obat oral biasa, tapi harus dengan opname. Nah ternyata Koas itu harus disumpah dulu, belum disumpah belum bisa masuk Koas, nah itu hampir saja batal. Lalu saya berpikir masih muda begini sudah sakit-sakitan, nanti gimana masa tua saya. Saya harus mencari jalan keluar. Saya lalu mencoba manfaat produk herbal, dari situ saya mulai mendalami herbal,” cerita wanita yang menyelesaikan studi S1 di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Jadi makanan sehat itu bukan dari rasa dan bentuk, tapi manfaat dan kandungannya untuk kesehatan

Erna mempelajari pengobatan herbal di Klinik Herbal Karyasari. “Saya kursus seminggu di sana, lalu mengajukan diri sebagai dokter di sana. Karena dengan jadi dokter dan praktek langsung, saya akan belajar. Jadi bukan hanya teori. Di lapangan itu banyak sekali ilmu yang di teori ga ada,” ucap istri dari Fahmi Wibawa ini.